Jurnal Administrasi dan Sistem Informasi Kesehatan
https://www.jurnal.stipaba.ac.id/index.php/jasikes
<p>Jurnal Administrasi dan Sistem Informasi Kesehatan is an electronic journal published by STIKES Panca Bhakti Pontianak with ISSN XXXX-XXXX (print) and ISSN XXXX-XXXX (online). This journal used to present the development of science and technology, especially in health adminstration services. In addition, this journal serves as a medium for researchers to present scientific works in the form of research results and other scientific works.</p>STIKES Panca Bhakti Pontianaken-USJurnal Administrasi dan Sistem Informasi KesehatanANALISIS TREN PROFIL PENYAKIT DAN KEPUASAN PASIEN DI PUSKESMAS SUNGAI AMBAWANG TAHUN 2024-2025
https://www.jurnal.stipaba.ac.id/index.php/jasikes/article/view/481
<p style="font-weight: 400;">Fasilitas pelayanan kesehatan primer membutuhkan pemanfaatan rutin data kesakitan dan kepuasan pasien untuk merencanakan pelayanan yang responsif. Penelitian ini bertujuan menggambarkan sepuluh kode diagnosis/layanan terbanyak tahun 2024-2025 dan tren kepuasan pasien tahun 2025 di Puskesmas Sungai Ambawang. Penelitian menggunakan desain deskriptif retrospektif dengan data sekunder agregat dari SIP UKP4 / e-Puskesmas dan Survei Kepuasan Masyarakat. Analisis dilakukan melalui distribusi frekuensi, perubahan persentase, perbandingan peringkat, dan interpretasi Indeks Kepuasan Masyarakat. Total frekuensi sepuluh kode terbanyak meningkat dari 7.233 pada 2024 menjadi 11.282 pada 2025 (56,0%). ISPA tetap menempati urutan pertama dan meningkat dari 1.959 menjadi 2.665 kasus/kunjungan (36,0%), demam meningkat dari 1.042 menjadi 2.066 (98,3%), dan hipertensi esensial dari 746 menjadi 1.129 (51,3%). Dispepsia serta diare/gastroenteritis masing-masing meningkat 134,8% dan 132,9%. Kepuasan pasien meningkat dari 87,75 pada semester I (mutu B/Baik) menjadi 88,33 pada semester II (mutu A/Sangat Baik), atau naik 0,58 poin; unsur penanganan pengaduan mencapai 94,75. Hasil menunjukkan peningkatan kebutuhan pelayanan penyakit respirasi, pencernaan, dan penyakit kronis yang berlangsung bersamaan dengan perbaikan persepsi pasien. Puskesmas perlu perlu memperkuat program promotif dan preventif terhadap ISPA dan penyakit tidak menular, serta perlunya upaya peningkatan kualitas layanan.</p> <p><strong><em>Kata Kunci:</em></strong><em style="font-weight: 400;"> Profil Penyakit, Kepuasan Pasien, Pelayanan Primer, Administrasi Kesehatan, Puskesmas</em></p>RidwanAlbert TiantoPetrus Budi Raharjo
Copyright (c) 2026 Jurnal Administrasi dan Sistem Informasi Kesehatan
2026-08-042026-08-043214IMPLEMENTASI SISTEM INFORMASI ELEKTRONIK PUSKESMAS (E-PUS) DALAM MENDUKUNG ANALISIS POLA PENYAKIT DAN KEPUASAN MASYARAKAT DI PUSKESMAS KORPRI KECAMATAN SUNGAI RAYA KABUPATEN KUBU RAYA
https://www.jurnal.stipaba.ac.id/index.php/jasikes/article/view/486
<p>Puskesmas Korpri merupakan fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama di Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, yang telah menerapkan sistem informasi elektronik Puskesmas (e-Pus) untuk mendukung pencatatan dan pelaporan pelayanan kesehatan. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi sistem e-Pus, menggambarkan pola penyakit menular dan tidak menular yang tercatat pada tahun 2025, serta mengukur tingkat kepuasan masyarakat terhadap pelayanan di Puskesmas Korpri. Penelitian menggunakan desain deskriptif kuantitatif, melalui observasi langsung terhadap alur pelayanan dan implementasi sistem, analisis data sekunder terhadap 6.456 data kunjungan pada register e-Pus tahun 2025, serta Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) terhadap 100 responden yang dipilih secara <em>accidental sampling</em>, dilaksanakan pada tanggal 19 sampai 30 Januari 2026. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem e-Pus secara umum telah mendukung ketertiban pencatatan pelayanan, meskipun jaringan internet yang belum stabil masih menjadi kendala teknis. Pola penyakit didominasi oleh penyakit menular (67,9%), dengan kasus tertinggi infeksi saluran pernapasan atas/pilek (46,5%) dan ISPA akut (25,6%), sedangkan penyakit tidak menular (32,1%) didominasi oleh dispepsia (38,0%) dan hipertensi (33,5%). Nilai Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) mencapai 82,97 dengan kategori baik, unsur biaya/tarif pelayanan mendapat nilai tertinggi dan unsur waktu pelayanan mendapat nilai terendah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan infrastruktur jaringan, peningkatan sarana tunggu, dan pemanfaatan data pola penyakit secara optimal diperlukan untuk terus meningkatkan mutu pelayanan di Puskesmas Korpri.</p>Ririn Cholisotul MuawanahMargaretha ItaKatarina Iit
Copyright (c) 2026 Jurnal Administrasi dan Sistem Informasi Kesehatan
2026-08-042026-08-043259ANALISIS IMPLEMENTASI E-PUSKESMAS DALAM PELAYANAN PENDAFTARAN DAN ADMINISTRASI KESEHATAN DI PUSKESMAS SUNGAI RAYA DALAM KABUPATEN KUBU RAYA
https://www.jurnal.stipaba.ac.id/index.php/jasikes/article/view/487
<p>Transformasi digital pelayanan kesehatan menuntut kesiapan fasilitas kesehatan tingkat pertama dalam menerapkan sistem informasi kesehatan yang terintegrasi. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi sistem E-Puskesmas dalam pelayanan pendaftaran dan administrasi kesehatan di Puskesmas Sungai Raya Dalam, serta mengidentifikasi kendala yang dihadapi dalam penerapannya. Penelitian menggunakan desain deskriptif kualitatif melalui observasi partisipatif yang berlangsung selama dua minggu pada unit-unit pelaksana pelayanan di Puskesmas Sungai Raya Dalam, Kabupaten Kubu Raya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa E-Puskesmas telah diterapkan pada berbagai fungsi pelayanan, meliputi pendaftaran pasien rawat jalan, pengisian dan pengolahan data kunjungan, skrining kesehatan, verifikasi kepesertaan BPJS Kesehatan, proses penggantian fasilitas kesehatan, program Cek Kesehatan Gratis (CKG), serta integrasi dengan platform SATU SEHAT. Implementasi ini terbukti mendukung ketertiban administrasi dan efisiensi pencatatan data pasien. Namun demikian, ditemukan kendala berupa gangguan jaringan internet yang menghambat penggunaan aplikasi pada jam sibuk, serta ketidaksesuaian antara sistem antrian digital, antrian manual, dan pendaftaran daring melalui aplikasi Mobile JKN, yang menyebabkan duplikasi proses dan kebingungan pasien. Dapat disimpulkan bahwa E-Puskesmas berperan penting dalam mendukung administrasi pelayanan yang terintegrasi, tetapi keberhasilannya perlu didukung oleh penguatan infrastruktur jaringan internet dan integrasi antarsistem antrian agar pelayanan berjalan lebih optimal.</p>LisnawatiRidwanRoymond Chandra Pradana
Copyright (c) 2026 Jurnal Administrasi dan Sistem Informasi Kesehatan
2026-08-042026-08-04321012ANALISIS TREN PENYAKIT DI PUSKESMAS SUNGAI RAYA DALAM KABUPATEN KUBU RAYA TAHUN 2024–2025
https://www.jurnal.stipaba.ac.id/index.php/jasikes/article/view/488
<p>Analisis tren penyakit merupakan salah satu komponen penting dalam surveilans epidemiologi untuk mendukung pengambilan keputusan berbasis bukti pada pelayanan kesehatan primer. Perubahan pola penyakit mencerminkan dinamika kondisi kesehatan masyarakat serta efektivitas program promotif dan preventif yang dilaksanakan di fasilitas pelayanan kesehatan. Penelitian ini bertujuan menganalisis perubahan tren sepuluh penyakit terbanyak di Puskesmas Sungai Raya Dalam tahun 2024–2025. Penelitian menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan pendekatan analisis tren. Data sekunder diperoleh dari laporan pelayanan Puskesmas Sungai Raya Dalam berupa sepuluh penyakit terbanyak tahun 2024 dan 2025. Analisis dilakukan secara deskriptif melalui perbandingan jumlah kasus setiap penyakit dan interpretasi perubahan pola penyakit. Hasil penelitian menunjukkan terjadi perubahan pola penyakit antara tahun 2024 dan 2025. Pilek/Selesma meningkat dari 2.938 menjadi 4.182 kasus, sedangkan ISPA menurun dari 4.232 menjadi 2.407 kasus. Hipertensi, pemantauan kehamilan normal, radang tenggorokan akut, pelayanan imunisasi, dan gangguan pencernaan mengalami peningkatan. Demam tanpa penyebab yang jelas mengalami penurunan, sedangkan kematian jaringan pulpa gigi mulai muncul sebagai salah satu dari sepuluh penyakit terbanyak. Telah terjadi pergeseran tren penyakit menuju peningkatan penyakit infeksi saluran napas ringan, penyakit tidak menular, serta pelayanan preventif. Hasil penelitian dapat menjadi dasar penyusunan prioritas program promotif dan preventif di Puskesmas.</p>Nurul ArrizaSherly Angellina
Copyright (c) 2026 Jurnal Administrasi dan Sistem Informasi Kesehatan
2026-08-042026-08-04321316