ANALISIS TREN PENYAKIT DI PUSKESMAS SUNGAI RAYA DALAM KABUPATEN KUBU RAYA TAHUN 2024–2025

Authors

  • Nurul Arriza Program Studi D3 Kebidanan STIKES Panca Bhakti Pontianak
  • Sherly Angellina Program Studi D3 Kebidanan STIKES Panca Bhakti Pontianak

Keywords:

analisis tren, penyakit terbanyak, pelayanan primer, puskesmas, surveilans, epidomologi

Abstract

Analisis tren penyakit merupakan salah satu komponen penting dalam surveilans epidemiologi untuk mendukung pengambilan keputusan berbasis bukti pada pelayanan kesehatan primer. Perubahan pola penyakit mencerminkan dinamika kondisi kesehatan masyarakat serta efektivitas program promotif dan preventif yang dilaksanakan di fasilitas pelayanan kesehatan. Penelitian ini bertujuan menganalisis perubahan tren sepuluh penyakit terbanyak di Puskesmas Sungai Raya Dalam tahun 2024–2025. Penelitian menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan pendekatan analisis tren. Data sekunder diperoleh dari laporan pelayanan Puskesmas Sungai Raya Dalam berupa sepuluh penyakit terbanyak tahun 2024 dan 2025. Analisis dilakukan secara deskriptif melalui perbandingan jumlah kasus setiap penyakit dan interpretasi perubahan pola penyakit. Hasil penelitian menunjukkan terjadi perubahan pola penyakit antara tahun 2024 dan 2025. Pilek/Selesma meningkat dari 2.938 menjadi 4.182 kasus, sedangkan ISPA menurun dari 4.232 menjadi 2.407 kasus. Hipertensi, pemantauan kehamilan normal, radang tenggorokan akut, pelayanan imunisasi, dan gangguan pencernaan mengalami peningkatan. Demam tanpa penyebab yang jelas mengalami penurunan, sedangkan kematian jaringan pulpa gigi mulai muncul sebagai salah satu dari sepuluh penyakit terbanyak. Telah terjadi pergeseran tren penyakit menuju peningkatan penyakit infeksi saluran napas ringan, penyakit tidak menular, serta pelayanan preventif. Hasil penelitian dapat menjadi dasar penyusunan prioritas program promotif dan preventif di Puskesmas.

Downloads

Published

2026-08-04